Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

Aku Bukan Siswa Siluman

Aku Bukan Siswa Siluman Oleh: Sondang Sitompul, S.Pd      Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) disumut telah selesai, akan tetapi hingga saat ini masih saja memiliki buntut yang semakin menunjukkan arah kecurangan. Diawali dari temuan Kepala Ombudsman RI perwakilan sumatera utara bapak Abyadi Siregar di SMAN 2 Medan ada sebanyak 180 orang siswa baru yang masuk melalui jalur tidak resmi atau diluar PPDB Online. Selain itu SMAN 13 Medan juga ditemukan 72 orang siswa masuk lewat jalur tidak resmi. Sekedar mengingat kebelakang bahwa penerimaan peserta didik baru yang dilakukan oleh pemerintah propinsi sumatera utara didasari oleh Pergub No 52 tahun 2017 dimana untuk pelaksanaannya khusus untuk tingkat SMA/K dilakukan secara online. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari kecurangan, dan meminimalisir tindakan oknum-oknum yang selama ini melakukan praktik tidak benar dalam penerimaan peserta didik baru. Pemerintah juga menggandeng komisi pembrantasan korupsi untuk ...

ADA APA DENGAN PPDB DI SUMUT

ADA APA DENGAN PPDB DI SUMUT Oleh: Sondang Sitompul, S.Pd Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ) yang diselenggarakan di Sumatera Utara telahusai. Komitmen awal dari penerimaan peserta didik ini adalah bebas dari Korupsi, Kolusi dan unsur Nepotisme ( KKN ), sehingga pemerintah propinsi Sumatera Utara melalui unsur dinas pendidikan mengandeng Komisi Pembrantasan Korupsi(KPK) dalam hal ini bertindak dari bagian deputi pencegahan KPK.Penyelenggaraan PPDB ini juga untuk pertama kali nya dilaksanakan di Sumatera Utara yakni secara online. Namun dalam pelaksaan PPDB Online tidak ada ubahnya dengan penerimaan peserta didik baru berbasis sekolah, karena orang tua dan siswa wajib mendatangi sekolah untuk membawa berkas persyaratan. Selanjutnya menjadi tanggungjawab sekolah untuk mendaftarkan pesertamelalui online. Untuk pelaksanaan dan tatacara PPDB online,Gubernur Sumatera utarapada 2 Juni 2017 mengeluarkan peraturangubernur Nomor 52 tahun 2017 yang mengatursistemdantatacarapelaksanaa...

UN UNTUK PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN ?

UN UNTUK PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN  ? Oleh: Sondang Sitompul, S.Pd Ujian Nasional yang diselenggarakan di indonesia sejak 1950 hingga saat ini masih saja menuai kontroversi. Baru – baru ini Sempat tersiar kabar dari menteri pendidikan bapak Muhajir yang berencana untuk melakukan moratorium Ujian Nasional, Namun akhirnya kandas pada Rapat terbatas dengan pemerintah yang membatalkan rencana Moratorium Ujian nasional. Wakil Presiden bapak Yusuf Kalla yang sudah memiliki pengalaman sebagai wakil presiden dan sudah menjalankan Ujian Nasional pada periode yang lalu, sepertinya sangat bertentangan dengan kajian yang dilakukan oleh menteri pendidikan yang menilai bahwa ujian nasional hanya bertujuan untuk pemetaan pendidikan  “jadi tidak perlu dilakukan setiap tahun”. Sedangkan Presiden Bapak Jokowi menyatakan Ujian Nasional tetap diberlakukan itu artinya Presiden dan wakil presiden menilai bahwa Ujian nasional memiliki tujuan yang samayakni untuk meningkatkan mutu pendidikan...

PLUS MINUS PENGALIHAN SMA/SMK KE PROVINSI

PLUS MINUS PENGALIHAN SMA/SMK KE PEMERINTAH PROVINSI Oleh: Sondang Sitompul, S.Pd Setiap kebijakan selalu diwarnai dengan Pro dan Kontra, mungkin sudah hukumnya demikian. Lagi – lagi Pro dan kontra itu tak henti – hentinya bahkan menjadi perdebatan hangat mulai sejak diberlakukannya pengalihan Sekolah Menengah Atas ( SMA ) /   Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi wewenang   pemerintah Provinsi, sejak januari hingga kini. Perdebatan itupun sampai ke Mahkamah Konstitusi dan kabarnya Mahkamah sudah mengabulkan Uji materi Penggungat Pemohon terdiri atas Ketua Komite SMAN 4 Surabaya Bambang Soenarko, Ketua Komite SMPN 1 Surabaya yang juga wali murid SMAN 5 Surabaya Enny Ambarsari, Radian Jadid dan Wiji Lestari. Pada persidangan tersebut, penggugat menghadirkan Walikota Surabaya Tri Rismaharini, pakar hukum administrasi, Prof. Phillipus M. Hadjon, dan mantan hakim Konstitusi Haryono. Selain itu, juga menghadirkan Ketua Dewan Pendidikan Kota Surabaya, Martadi dan tenaga ad...

Kurikulum 2013 Siapa Kurang Siap?

Kurikulum 2013 Siapa Kurang Siap? Oleh: Sondang Sitompul, S.Pd PEMBUKAAN  UNDANG-UNDANG  DASAR  1945   MENGAMANATKAN  BAHWA  SALAH SATU TUJUAN PEMBENTUKAN PEMERINTAH NEGARA  INDONESIA  YAITU UNTUK  MENCERDASKAN  KEHIDUPAN BANGSA . Untuk mewujudkan upaya tersebut, Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 31 ayat (3) memerintahkan agar pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa , yang diatur dengan undang-undang yaitu dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan  pelajaran serta cara  yang digunakan  sebagai  pedoman  penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Perjalanan kurikulum di indonesia dim...

Horee.. Guru Dilindungi

Horee.. Guru Dilindungi Oleh : Sondang Sitompul, S.Pd Perjuangan Guru di indonesia sudah ada Sejak negara ini belum merdeka, bahkan peran serta guru dalam memperjuangkan kemerdekaan dan menumbuhkan kesadaran nasional tidak mungkin dapat di abaikan. Seiring dengan perkembangan masa Profesi  guru di Indonesia juga ikut mengalami gelombang pasang surut. Berbagai kebijakan terus dilakukan demi memperbaiki mutu dan profesionalisme yang semakin tinggi. Hingga kini menurut data jumlah peminat pendaftar Perguruan tinggi, profesi guru sudah menempati urutan ke empat profesi paling diminati siswa di indonesia. Namun rintangan yang dialami oleh guru dalam rangka melaksanakan tugas profesi nya yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa juga semakin mengalami jalan terjal dan berliku. Ancaman tidak saja datang dari orang tua namun juga dari siswa itu sendiri. Sekedar melihat kebelakang, saya masih ingat masa sekolah melihat guru itu sangat segan, sangat hormat, sampai jika harus berpapasan di...

MARI BELAJAR DARI POHON

MARI BELAJAR DARI POHON Oleh : Sondang Sitompul, S.Pd Teringat sebuah cerita, seorang pak tani labu yang sedang berteduh istirahat dibawah sebuah pohon besar dan rimbun, sambil duduk istirahat iapun menoleh keatas pohon dan memperhatikan buah pohon  yang sangat kecil sementara pohonnya tinggi besar dan rimbun.  Sementara ia membandingkan dengan tanaman labunya yang merayab ditanah namun memiliki buah yang sangat besar tidak sebanding. Dalam benaknya ia berpikir tidak adil, seandainya aku penciptanya saya akan buatkan buah pohon ini lebih besar dari buah labu karena ia punya cabang dan batang yang kuat untuk menahanya. Tiba-tiba dalam lamunanya buah Pohon terjatuh dan mengenai kepalanya membuat ia terkejut dan tersadar, seandainnya buah pohon  lebih besar dari jelok kepalaku akan hancur. Dalam kehidupan ini terkadang banyak hal yang kita anggap tidak adil, salah dan membuat kita jengkel, kesal  atau emosi. Hal itu dapat terjadi karena secara psikologis kita mas...

Belajar Sejarah dan Pembentukan Karakter bangsa

Belajar Sejarah dan  Karakter bangsa Oleh : Sondang Sitompul, S.Pd Belajar sejarah bukan sekedar untuk mengingat-ingat masa lalu, melainkan jika ingin melihat masa depan bangsa salah satunya dengan cara belajar sejarah. Bentuk nyata dari pembentukan karakter itu dimulai dengan memberikan nilai, moral seperti memberikan rasa hormat kepada tradisi leluhur setiap generasi penerus. Foerster seorang ilmuan pernah mengatakan bahwa tujuan utama dari pendidikan adalah untuk membentuk karakter   karena karakter merupakan suatu evaluasi seorang pribadi atau individu serta karakter pun dapat memberikan kesatuan atas kekuatan dalam mengambil sikap disetiap situasi. Harus diakui bahwa generasi indonesia sekarang memiliki tingkat kompleksitas yang cukup rumit. Banyak ahli memunculkan teori untuk menghadapi kondisi yang sedang dihadapi oleh bangsa indonesia terutama dalam bidang pendidikan. Muncul pandangan – pandangan yang mencoba untuk mengurai persoalan karakter generasi indonesi...

Mengapa Perlu Belajar Sejarah?

Mengapa Perlu Belajar Sejarah? Oleh : Sondang Sitompul, S.Pd Jangan sekali-kali melupakan sejarah (JASMERAH) istilah Soekarno ini mungkin bukan sekedar pepatah yang indah melainkan menunjukkan adanya sebuah keharusan, tindakan progresif dan perlu diwariskan dari generasi kenegerasi. Pernahkah anda bertanya dalam hati, mengapa saya ada, atau bagaimana kehidupan yang demikian komplek ini terjadi? Memang, agama memberikan jawaban. Akan tetapi, apakah akan berhenti sampai disitu, sebab dalam ajaran agama juga diakui Tuhan memberi manusia kelebihan, yakni kemampuan untuk berpikir. Harus diakui bahwa setiap peristiwa tidak akan mungkin terjadi begitu saja, peristiwa juga tidak berdiri sendiri tanpa peristiwa lainnya, dengan kata lain segala yang ada dibumi ini disebabkan oleh materi (nyata ada ) yang mendahuluinya. Maka belajar Sejarah adalah sesuatu yang mesti dilakukan. Setidaknya dengan mempelajari Sejarah, akan dapat menemukan metode yang lebih tepat untuk memahami dan me...