Langsung ke konten utama

ADA APA DENGAN PPDB DI SUMUT

ADA APA DENGAN PPDB DI SUMUT
Oleh: Sondang Sitompul, S.Pd

Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ) yang diselenggarakan di Sumatera Utara telahusai. Komitmen awal dari penerimaan peserta didik ini adalah bebas dari Korupsi, Kolusi dan unsur Nepotisme ( KKN ), sehingga pemerintah propinsi Sumatera Utara melalui unsur dinas pendidikan mengandeng Komisi Pembrantasan Korupsi(KPK) dalam hal ini bertindak dari bagian deputi pencegahan KPK.Penyelenggaraan PPDB ini juga untuk pertama kali nya dilaksanakan di Sumatera Utara yakni secara online. Namun dalam pelaksaan PPDB Online tidak ada ubahnya dengan penerimaan peserta didik baru berbasis sekolah, karena orang tua dan siswa wajib mendatangi sekolah untuk membawa berkas persyaratan. Selanjutnya menjadi tanggungjawab sekolah untuk mendaftarkan pesertamelalui online.
Untuk pelaksanaan dan tatacara PPDB online,Gubernur Sumatera utarapada 2 Juni 2017 mengeluarkan peraturangubernur Nomor 52 tahun 2017 yang mengatursistemdantatacarapelaksanaan PPDB SMA/K di Sumatera Utara. DalamperaturantersebuttertuangProsedurdanmekanisme,Pelaksanaan PPDB, Syaratcalon,seleksicalondanbiayapenerimaanpesertadidik.Peraturaninimenjadiacuandasarpelaksanaanuntukmasyarakatdanpihakpenyelengara di seluruh Sumatera Utara.
SebelumnyapelaksanaanPenerimaanPesertaDidikBarudilaksanakanolehpihaksekolahmasing-masing. Sehinggasetiapsekolahbebasmenentukanpersyaratan yang harusdipenuhiuntukmerekamasing-masing. Beberapasekolahbahkanada yang terlebihdahulumelaksanakantespotensiakademikuntukmenjaringpesertadidikmereka. Penjaringansemacamitubanyakmenuaikontroversidimasyarakatkarenasaratdengankecurangan. Untukitupemerintahmengubahsistempenerimaanpesertadidikdengan model online, keiinginandaripemerintahpropinsiSumatera Utara untukmenerapkan PPDB berbasis online mungkincukupberalasanpasalnyamenurutdesasdesussetiapPenerimaanPesertaDidikBarusaratdenganunsur – unsurnepotismebahkansuapmenyuap, yang justruakanmerugikanpendidikanitusendiri
Tidakhanyaitusaja,sudahmenjadikebiasaanburukpadaPenerimaanPesertaDidikBaru yang selamainijugadirasatidakrelevanyakniadanyajulukansekolahfavorit, idaman. Sehinggahukumekonomi pun berlakuyaknisemakintinggipermintaanmakahargajugaakantinggi. Sekolahtertentumenjadiincaran, sehinggaharganyajugaikuttinggi. Persoalannyaadalahapa yang menyebabkansekolahdemikian yang nota benenyaadalahsama-samasekolahnegeri, namunmemiliki strata. Penerapan PPDB Online sedianyamampumeretasmasalahdemikian. Benarkahdemikian ?Ada apadenganPPDB di Sumut?
Masalah Yang hadapi.
Harusjujurdiakuibahwasejakpembukaanpelaksanaan PPDB Online yakni 12 – 22 Juni2017, pelaksanaan PPDB Online di Sumutbanyakmengalamijalanberliku. Mulaidarisistem yang kurangmemadaisehinggaharusmembagijadwalinfut data oleh operator disetiapsekolah. Bahkantidaksedikitdarikalangan operator sekolahharusbekerjalemburhinggapagiuntukmengejar target pengimputan data. PadahalseyogianyapendaftaransudahharusditutuppadaPukul 14.00 WIB. Dari kalangan orang tuajugaharusmeluangkanwaktunyaberhari-harikarena proses pengimputan yangcukup lama.
Masalah yang paling mencemaskanialahmenjelangpengumumanhasilseleksi, sesuaijadwalpengumumanhasilseleksidilaksanakansatu jam setelahpenutupanpengentrian data yaknitanggal 22 Juni 2017 Pukul 15.00 WIB. Dari waktu yang ditetapkanmundurkepukul 18.00 WIB, danMundurlagikePukul 20.00 WIB dansetelahitutidakadalagikonfirmasikapanakanpengumumanhasilseleksidilaksanakan. Semulamendengarhasilseleksiakan di umumkansegera 1 jam setelahbatasakhirpendaftaransangatmenggembirakan. Tidakadakecurigaanakanadanyapermainanakanhal yang tidak di inginkankarenabisadipastikandalamwaktu yang demikiancepatsangatkecilkemungkinanuntukmelakukankecurangan.
Antusiasmemasyarakatsedikitsirnamelihat, memperhatikandanbahkansampaigeramkarenabolakbalikmendatangisekolahpengumumantakkunjungtertempel di mading. Ketikamengunjungihalaman website PPDB Sumutjugamenjumpaihal yang sama, “proses seleksimasihberlangsung”. Tidakadanyakejelasaninformasiinimembuatmasyarakatbingung, pihaksekolahmenjadisasarantumpuanbertanyajugatidakmengertiharusmenjawabapa, mengapa PPDB demikian lama untukmelakukanseleksi. Keadaaninitidakakanterjadiseandainyaberitamengenaipengumumanseleksitidakdisampaikanpadatanggal 22 diawal.
Adakesandarimasyarakatmencurigaipermainandilakukanolehpihaksekolah, padahalsejauhini yang diketahuiolehmasyarakatdenganpihaksekolahterutama di daerahadalahsama. Pertanyaannyasamakenapapengumumannyademikianmolor? sekolah di daerahtidakterlalubegitupahamdenganmekanisme, apalagidengansistem internet. Yang merekaketahuiadalahanaknyaditerimaatautidak, kalautidakditerimaapaalasanya.
HarapanSekolahdanMasyarakat
Pendidikan adalah upaya untuk membrantas kebodohan. Sejatinya dengan dilaksanakannya PPDB Online di Sumatera Utara adalah langkah awal untuk memperbaiki masalah pendidikan di Sumatera Utara, terutamatingkat SMA dan SMK. Antusias masyarakat danpeserta didik untuk melanjutkan pendidikannya terlihat dari jumlah pendaftar di Sumut. Harapannya adalah penjaringan dilakukan dengan objektif, terbuka dan dapat di jelaskan. Masyarakathanyamenginginkankeadilan, hasilseleksinantinya yang akan di umumkanhendaknyajauhdarikecurangan, yang walaupundarisegiwaktupengumumannyadiundur-undurdanharusnyauntukmempersempitkecurangan.
Polapenjaringan PPDB online inihendaknyamenjadipengalamanberhargauntuk para penyelengarakedepan agar mempersiapkandenganmatangsebelumpelaksanaan. PPDB tahuninimungkinuntuksebagian orang yang mengertimasihdapatmenerimakeadaan, karenaapapunjenisnya yang namanyamemulaipastinyamengalamikendala. Orang bijakberkataKegagalanhariiniadalahawalkeberhasilanku, kegagalan PPDB tahuniniadalahawalkeberhasilanpendidikan di Sumatera Utara.
Semuakalanganpastisetujudenganlangkah PPDB online dalamrangkauntukmemperbaikipendidikan di Sumatera Utara, Masyarakatsangatmendukunglangkahitu. Untukitupelaksanaan PPDB iniharus di jagadenganbaik, Proses yang benarmenujuhasil yang tepat. PPDB online sejatinyamenjauhkandaripraktekkecurangansehinggapendidikandapatdirasakanmasyarakatsecarameratadanitusudahtercermindariawalpelaksanaansampai proses pelaksanaan, kinigiliranpemerintahuntukmembuktikanhasilpelaksanaan. semoga.

Diterbitkan Pada 
HARIAN WASPADA

Komentar